Slideshow

Tempat Wisata Religi Di Aceh Yang Wajib Di Kunjungi

31 October 2017 0 Comments

Aceh yang dijuluki dengan Serambi Mekah mempunyai banyak object wisata religi berarsitektur indah serta panorama menakjubkan. Tak kalah dengan obyek wisata religi yang ada di negara-negara Timur Tengah atau Eropa. Apa sajakah obyek wisata religi di Aceh? Tersebut penjelasannya tentang obyek wisata religi di aceh :

1. Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya BaiturrahmanSalah satu masjid yang disebut bangunan paling megah di Asia Tenggara ialah Masjid Raya Baiturrahman. Masjid yang terdapat di pusat kota ini berhias ukiran nan indah. Diluar itu halamannya juga sangat luas. Hawa yang sejuk bakal menyelimuti anda saat masuk kedalam masjid. Bangunan megah ini adalah saksi bisu histori Aceh serta kebanggaan orang-orang Aceh. Masjid Baiturrahman juga memiliki menara yang menjulang tinggi serta membuatnya semakin menarik ketertarikan wisatawan untuk bertandang. Pembangunan masjid dikerjakan pada th. 1612 M (Kesultanan Iskandar Muda). Masjid yang mempunyai panggilan sayang ‘Mesra Baiturrahman’ atau singkatan dari nama masjid itu, memiliki 7 kubah. Serta pada satu diantara pojok pekarangan masjid, anda bisa lihat prasasti yang mengabadikan kisah kematian Jenderal Belanda J. H. R. Kohler dibarengi 400 pasukan.

2. Makam Sultan Iskandar Muda

Makam Sultan Iskandar MudaMakam ini letaknya pas di samping Museum Aceh. Sultan Iskandar Muda ialah seseorang raja yang di kenal adil baik pada keluarganya sendiri dan orang-orang. Raja yang memerintah mulai sejak th. 1607 s/d 1636 ini makamnya hingga saat ini ada banyak dikunjungi beberapa peziarah. Mereka yang datang tidak cuma untuk memanjatkan doa, walau demikian juga menginginkan berikan penghormatan pada sultan yang populer adil itu.

Sutan Iskandar Muda sukses membawa Aceh ke puncak kejayaan terlebih waktu banyak kapal-kapal dagang berkunjung serta Serambi Mekah jadi pusat perniagaan dunia. Aceh sukses menempati satu dari lima kerajaan islam yang terbesar didunia.

3. Areal Pemakaman Massal Daerah Ulee Lheue

Areal Pemakaman Massal Daerah Ulee LheueSaat anda bertandang ke Museum Tsunami, janganlah lupa untuk berkunjung sesaat di Pemakaman Massal Ulee Lheue Banda Aceh. Ini adalah satu diantara pemakaman massal dimana korban-korban tsunami Aceh dimakamkan. Sebenarnya masihlah ada tempat pemakaman massal yang lain. Seperti yang ada di Lampuuk.

Pemakaman Massal Lampuuk, sekilas cuma terlihat seperti tanah lega yang dipagari saja. Namun bila anda cermati lagi dengan cermat, barulah terlihat ada satu prasasti yang menjelaskan tempat itu ialah pemakaman massal.

4. Masjid Agung Kota Meulaboh

Masjid Agung Kota MeulabohMasjid yang terdapat di pusat kota ini, tepatnya ada di Jalan Imam Bonjol, Meulaboh. Bangunan itu ialah satu diantara object wisata religi Aceh yang popular.

Populer dengan keindahan arsitektur serta kubah menjulang berwarna jelas. Jadi sayang untuk ditinggalkan demikian saja bila anda tengah bertandang ke aceh tetapi tak berkunjung ke masjid agung kota meulaboh ini yang mempunyai keindahan serta kekhasan bangunan yang bakal bikin anda terpanah bakal keindahan masjid agung kota meulaboh ini.

5. Makam Syiah Kuala

Makam Syiah KualaObyek wisata religi Aceh yang banyak dikunjungi pelancong setelah itu bernama Makam Syiah Kuala. Letaknya bila ditempuh dari Pantai Alue Naga Banda Aceh, lebih kurang berjarak 30 mtr.. Tempat ini tidak cuma menarik ketertarikan turis lokal, namun juga turis mancanegara. Mereka yang datang, tidak sebatas rekreasi saja, namun juga memanjatkan doa serta dzikir. Makam ini melukiskan perjuangan dalam histori Aceh. Nah, bila anda capek atau menginginkan shalat, persis di depan makan ada satu surau.

Untuk yang menginginkan berikan sedekah atau sumbangan, dapat dimasukkan saja kedalam kotak amal. Ketentuan masuk ruang makam ialah harus memakai baju yang sesuai sama syariat islam serta dilarang merokok. Satu hal lagi yang mengagumkan, Makam Syiah Kuala sekalipun tak rusak (sedikit rusaknya saja di sebagian pojok) ketika tsunami Aceh menerjang, walau sebenarnya jaraknya teramat dekat dengan pantai. Saat mentari terbenam, anda juga bisa melihat keindahan sunset dari halaman makam.

6. Kuburan Kerkhoff

Kuburan Kerkhoff Apabila anda menginginkan berkunjung ke satu diantara kuburan tertara yang paling luas didunia, silahkan datang ke Kuburan Kerkhoff yang ada di Aceh. Kuburan ini dirawat dengan baik oleh warga Aceh serta ada yang tidak sama dengan sisi tengah makam. Ada makam yang terpisah dengan yang lain, tersebut makam Meurah Pupok, putra Sultan Iskandar Muda yang dirajam ayahnya sendiri lantaran lakukan perbuatan zina. Meurah Pupok berzina dengan istri perwira muda yang tengah melatih angkatan perang Aceh di daerah Blang Peurade. Kembali pada makam beberapa tentara Belanda.

Disini ada sekitaran 2. 200 tentara yang dimakamkan termasuk juga 4 jenderal. Perang yang berlangsung di Aceh adalah pengalaman yang terpahit bahkan juga bila dibanding pengalaman Belanda ketika perang napoleon. Kuburan tentara yang terbesar pastinya ada di Negeri Belanda. Butuh di ketahui kalau Belanda menyerang kesultanan Aceh dengan menggunakan meriam yang ditembakkan dari satu kapal perang bernama Citadel Van Antwerpen, dengan jumlah tentara saat itu meraih 3. 198 orang. Kuburan Kerkhoff tidak cuma bukti riil begitu gigih orang-orang Aceh berjuang melawan penjajah, namum juga bukti begitu adil Sultan Iskandar Muda pada saat memerintah.

7. Masjid Baitul Musyahadah

Masjid Baitul MusyahadahLokasi wisata religi Aceh setelah itu ialah Masjid Baitul Musyahadah. Apa saja daya tarik object wisata itu? Yang pertama pasti lantaran keindahan arsitekturnya, yang ke-2 ialah kekhasan kubahnya yang berupa tiruan topi khas Aceh yang bernama kupiah meukeutop. Jadi Masjid Baitul Musyahadah dikenal juga dengan nama Masjid Meukeutop. Kupiah meukeutop sendiri memiliki filosofi yang begitu tinggi untuk warga Aceh karena warna warninya adalah perlambang unsur agama islam, kepahlawanan, serta kerajaan. Untuk tingkatan kupiah sendiri, adalah lambang hukum islam, reusam, kebiasaan istiadat, serta qanun. Terkecuali kubah paling utama, kupiah meukeutop juga ada diatas gerbang masjid serta dekat mimbar.

Ornament khas Aceh juga terlihat di pintu besi seputar masjid serta dinding masjidnya. Semula pembangunan masjid yang disebut swadaya orang-orang ini dikerjakan th. 1989. Gagasan serta rancangan arsitektur di buat oleh cendekiawan Aceh yang termasyur bernama Prof. Ali Hasjmi dengan nama awal Masjid Al-Ikhlas. Setelah itu pada th. 1993, masjid ditukar nama jadi Baitul Musyadah serta diresmikan dengan cara segera oleh gubernur Aceh saat itu didampingi KH. Zainuddin MZ. Masjid berupa sisi 5, sebagai lambang rukun islam yang sejumlah 5 serta mesti dikerjakan. Untuk penentuan kupiah meukeutop dilandasi hasrat mengabadikan semangat juang Teuku Umar. Alamat object wisata ini : Jalan Teuku Umar, Setui. Seberang Suyuza Mall.

8. Masjid Baiturrahim

Masjid BaiturrahimNamanya Masjid Baiturrahim. Bangunan sebagai satu diantara saksi bisu tsunami Aceh pada th. 2004 silam, dimana bangunan ini masihlah tegak berdiri walaupun diterjang tsunami yang dahsyat. Ya, hanya satu bangunan yang masihlah berdiri tegak di lokasi Ulee Lheue. Masjid yang pada awal berdirinya bernama Masjid Jamik Ulee Lheue ini ialah peninggalan dari Sultan Aceh pada era ke-17. Masjid ini pernah dibakar Belanda th. 1873 serta memiliki arsitektur terutama dibagian depannya yang bergaya Eropa. Saat anda bertandang kemari automatis anda akan berkunjung ke website ziarah tsunami Aceh. Untuk yang menginginkan bertandang, silahkan datang ke Bundaran Ulee Lheue pas di Kecamatan Meuraxa sisi kiri, menuju pelabuhan ferry. Kembali kenang tsunami 2004, ada ruangan spesial yang memajang bebrapa photo tsunami Aceh.

9. Kuil Palani Andawer

Kuil Palani AndawerWisata religi Aceh setelah itu ialah Kuil Palani Andawer. Aceh tidak cuma populer dengan bangunan masjid nan megah serta indah walau demikian juga ada bangunan tempat beribadah non muslim yang layak serta terbangun. Kuil yang memiliki nama komplit Maha Kumbha Abhisegam Palani Andawer ini berdiri mulai sejak 1934 serta adalah hanya satu kuil hindu yang ada di Serambi Mekah. Kuil Palani Andawer menyimpan tidak kurang dari 600 pemeluk hindu yang datang dari Aceh Besar serta Banda Aceh. Saat diterjang tsunami pada 2004 silam, bangunan kuil hancur. Walau demikian Kuil Palani Andawer di bangun kembali ke April 2012, memakai dana dari Kemenag Propinsi serta BRR, diluar itu ditambah dana sumbangan dari beberapa pemeluk hindu sendiri.

Penjaga kuil yang dimaksud dengan Aire bernama Radha Krisna. Ia ialah orang yang ramah serta dengan suka hati bakal menerangkan segalanya yang menginginkan di ketahui pengunjung mengenai kuil itu. Radha Krisna adalah keturunan hindu tamil yang telah lama menetap di Aceh. Bila saat datang, anda tidak bersua dengannya, bisa menjumpai dengan cara segera di tempat tinggal Radha Krisna yang ada di ruko depan kuil. Saat anda masuk dalam kuil, anda bisa temui 6 buah arca yang segera dihadirkan dari India. Sisi segi kiri serta kanan ada relief cerita Dewa Murugan, diluar itu anda bisa temui altar burung merak serta arca Ganesha. Untuk temukan kuil berupa unik ini tidaklah susah lantaran letaknya pas di pinggir jalan Desa Keudah yang menuju ke Desa Peulanggahan.

10. Masjid Teuku Dianjong

Masjid Teuku DianjongLurus dari Kuil Palani Andawer, meniti perjalanan sekitaran 10 menit, anda bakal dapatkan satu bangunan masjid bersejarah bernama Masjid Teuku Di Anjong. Tempatnya di Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kuta Raja. Masjid yang di bangun oleh Sayyid Abu Bakar bin Husein Bafaqih ini ada mulai sejak era ke-18. Butuh di ketahui kalau Sayyid Abu Bakar ialah saudagar yang datang dari Arab serta merantau ke Aceh untuk berdagang, yang selanjutnya juga ikut menebarkan ajaran islam di Serambi Mekah. Masjid ini tidak memiliki kubah, namun atapnya bertingkat-tingkat, mengingatkan pada arsitektur bangunan Jawa. Gelar karamah Teuku Chik Di Anjong lalu diberikan padanya serta jadikan sebagai nama masjid. Waktu bertandang ke masjid ini, tidak cuma bisa pengalaman wisata religi walau demikian juga wisata histori.

Di masjid itu bisa didapati juga prasasti tentang kisah pembangunan masjid, makam Sayyid Abu Bakar beserta keluarganya serta ulama Arab lain, tugu untuk kembali kenang tsunami, dan prasasti yang mengabadikan orang-orang Peulanggahan yang hilang waktu tsunami, masjid tempat Teuku Umar “bersumpah” saat lakukan penyamaran ikut berbarengan tentara Belanda.

Comments are closed.

Designed by e-Padi.com